Sabtu kemaren (6/2), setelah menjajaki daerah Taman Anggrek, pas jalan keluar alias mau pulang, gw tertarik menyambangi daerah perbelanjaan yang terbilang baru dan belom sempet gw masuki, yaitu: Central Park yang berada persis di sebelahnya Taman Anggrek (TA).
Central Park ini bangunannya bakal lebih besar dan luas nih, dengan keunggulan bangunan meliuknya. Posisinya termasuk dalam kawasan Podomoro City. Dari namanya saja sudah jelas pengembang dari pusat keramaian ini adalah Agung Podomoro yang suka banget mengiklankan properti2nya di TV dengan satu sebuah kalimat ”Harga Naik mulai..” (wakakakaka)
Central park ini masih kosong siih, maklum belum semua tenant beroperasi full, paling baru beberapa seperti Carrefour, dan beberapa tempat makan yang saya juga temui tadi di TA. Konsep bangunan nya sendiri mirip sama Senayan City nih sepertinya (maklum pengembangnya sama, hehehe). Cuma di sepanjang koridornya jelas terlihat banyak spot-spot tempat duduk yang meliuk-liuk, trus kursi bulet gede kayak bola penyet gituu.. Oiya ada air terjun buatannya juga di bagian tengah.. mirip kayak taman kota gitu deh..wah bisa jadi tempat nongkrong nih disini, walopun ga beli apa-apa (wakakakaka).
Heran juga sih, padahal tidak sengaja direncanakan, imlek tahun lalu juga gw liat mall baru yang juga mirip-mirip SenCy, Emporium Pluit Mall (baca disini).
Pas banget dengan momen tahun baru imlek, ada berbagai macam dekorasi yang menggambarka hewan-hewan shio dari berbagai tahun, dan tidak salah donk gw berfoto dengan dekorasi Macan ini, yang merupakan lambang shio tahun depan:

Selain dengan sang Macan yang berada di depan atrium pas pintu masuk utam ini, gw pun berfoto dengan shio gw, yaitu: TIKUS.

ke-12 shio ada di Central Park ini, dan gw percaya semua pengunjung yang bawa kamera, minimal HP berkamera pasti pada foto-foto di ikon-ikon ini
Ada juga nih yang Babi dan Kerbau :
Setelah puas foto-foto dengan shio-shio itu, lanjut menjelajah ke bawah.. Justru bagian basement yang sudah lebih ramai nih nampaknya, ada bazaar buku dari Gramedia, ada juga elektronik dari BEST Denki..
Nah, gw tertarik untuk mencoba satu stand roti yang namanya mirip2 dengan yang sudah populer sebelomnya.. Breadlife:
Seperti layaknya konsep toko roti yang sudah tenar, BreadTalk, toko ini juga mengusung tema open kitchen jadi kita bisa liat langsung pembuatan rotinya. Oiya, BreadLife ini from Japan looh ktnya, trus yang punya nya si Chocky Sitohang, gosip-gosipnya dari temen gw.. Gak tau bener gak tau ngga d.
Roti yang dicicipi ini, beberapa diantaranya ada yang best seller katanya:

Komentar gw: rotinya biasa ajah sih rasanya..trus harganya MAHALLLL !!! Kakakakaka.
Filed under: FriendShip, Jejak Kehidupan-ku, Just For Fun | Tagged: Breadlife, Breadtalk, Central Park, imlek, roti, Shio, Taman Anggrek | Leave a Comment »











