Old ‘n New

Pfuigh..rasanya ga sabar menantikan hari libur yang terbilang panjag ini..gimana nggak gw bisa libur sepanjang 11 hari hanya dengan mengajukan cuti sebanyak 4 hari saja, menyenangkan..Akhirnya paket komplit bisa diperoleh yaitu Natal dan Tahun baru bersama dengan keluarga, kalau di tahun-tahun sebelumnya gw cuma bisa milih Natal aja or tahun baru aja..

Rencana liburan? Gw yang pasti pulang ke Cirebon, kumpul deh ma kakak gw n ortu gw..Pas tanggal 25 kami pergi ke Gereja sore sih biasanya jam 6, abis itu ya kita makan malam bersama di Gereja..Oiya pasang pohon Natal ga yaa gw tar di rumah? secara mepet banget nih waktunyaa..liat ntar aja deh..

Liburan ini juga, gw merencanakan untuk kumpul-kumpul ma temen-temen SMU gw di Cirebon..pilihannya si masi tempat makan Boxlicious yang katanya enak dan suasananya lumayan..secara di Cirebon gituu loh..Tanggal 29 dipilih untuk momen itu..liputannya? liat nanti aja yaa..

Selain agenda itu, gw ma cici gw si kepengen jalan-jalan sama ortu n juga tetangga2 di rumah gw ke daerah kuningan tepatnya ke curug sidomba..katanya bagus tuh cici gw pernah kesana cuma belom pernah sampe ke curug (aer terjunnya)..coba deh diliat ntar..hehehe

Kalo taon baru si agenda yang pasti adalah kumpul sekeluarga di Gereja pas tanggal 31 malem muali dari jam 10. Pas jam 00.00 nya kita berdoa bersama di altar dan saling memberkati dalam satu keluarga, saling mendoakan..trus abis itu ada pembagian pembatas alkitab yang sudah diberi ayat-ayat alkitab yang bisa dipakai untuk pegangan hidup selama menjalani tahun yang baru..

oiya selama aku cuti bakalan ga akses FS dan blog2 gw ni..libur duluu ahh..so, melalui ini saya mau bilang:

Selamat Natal 2008!
dan
 
Selamat menyambut Tahun yang Baru 2009

happy-christmas

Natalan di Panti Asuhan Pondok Damai

Hari Sabtu (20/12), gw berkesempatan ikut acara Natalan yang diselenggarakan oleh Dharma Dexa di Panti Asuhan Pondok Damai, daerah Bekasi. Gw ditunjuk sebagai seksi transportasi untuk pemberangkatan para panitia dari Cikarang menuju lokasi. Dari Cikarang kami bersembilan: gw, Jessica, Lisrina, Melissa, Cathy, Ime, Fransisca, Luciana, ama Betti.
Kami menuju kesana dengan 2 buah mobil pinjaman dari GA Dexa dan Ferron. Dengan berbekal sebuah peta dan arahan dari Gweny, kita melaju ke arah sana. Peta yang diberikan ini nih:

peta-panti-asuhan-pondok-damai

Dan apa yang terjadi?? Kami mulai tersesat..heheh ternyata jalannya ga semudah gambaran peta, tapi akhirnya berhasil juga deh menemukan itu Panti asuhan dan ternyata rombongan dari Elnusa-Jakarta juga mengalami tersesat sama seperti rombongan kami karena kita diberi petunjuk yang salah untuk pintu tol keluarnya..jadi deh muter-muter..hehehe (off road sih kata pa Iman, driver dari Dexa)

Pas nyampe sana kita dah liat dekorasi dengan tema Go Green with Christmas dah siap di ruangan aula..dan sambil menunggu acara yang dimulai jam 1 siang kita makan siang dulu. Menunya HokBen, lumayan untuk ngeganjel perut laa..

Acara dimulai dengan MC Matheus (GA) dan Fiona (HRD). Mereka membawa anak-anak untuk nyanyi bersama dengan gerakan-gerakan juga..Gw ma temen-temen yang lain di belakang juga kena tuding nih buat maju ke depan nyanyi lagu dan gerakan (atas mandat dari Bu Glori sihh)..alhasil kita rame-ramean disana..Abis itu ada acara Cerita Natal yang menurut gw sih garink nih (sayang banget) tapi pas ada kuis nebak gambar n suruh ceritain lumayan seru tuh, banyak anak-anak Panti yang ga bisa jawab juga seh 🙂

Acara yang seru lagi tuh pas ada Games. Gw ikut gabung sebagai partisipan di Games untuk anak-anak SMP-SMA. Oiya di sini anak-anak Pantinya cewek semuanya. Gamesnya dipandu ma Ime dan Setiadi.

Games Pertama judulnya MERANGKAI PUZZLE. Semua anak dibagi menjadi 6 kelompok jadi masing-masing kelompok ada 5 anak. nah, gw ikut ke kelompok 4 🙂 

Di kelompok ini ada Tina yang ditunjuk jadi ketua kelompok dan ada Vira, Niken, Icha, dan Eka. Mereka rata-rata masih duduk di kelas 2 SMP dan cuma Niken yang baru kelas 1. Games ini mengadu tingkat kecepatan menyusun potongan Gambar menjadi bangun yang diinginkan kita dapet bentuk silinder, namun satu potongannya di selipin ke amplop kelompok yang lainnya. jadi kita harus mencari, dan alhasil BERHASIL..Horee jadi juara SATU!! Ini hasil akhir puzzle kelompok 4

lautze064

Ini kelompok 4 dari kiri ke kanan: Icha, Eka, Vira, Tina, dan Niken

lautze063

Dari Games ini ada makna dibalik semuanya yaitu: kita harus mau saling bekerja sama dalam satu kelompok sehingga dapat menyusun potongan demi potongan dengan cepat dan berhasil. Selain itu, kita juga dituntut untuk mau berbagi jika kita memiliki potongan yang tidak bisa kita apa-apakan dalam rangka menyusun puzzle tersebut.

Games berikutnya adalah games Menyebrang dengan 2 Kertas Koran. Di Games ini gw ga ikutan karena cowok ga boleh ikutan berhubung anak-anak nya cewek semuanya. Tujuannya adalah menyebrang ke sebrang karpet tapi hanya menggunakan dua lembar koran saja. di Games ini kelompok 4 mendapat juara ke-3. Asyik..kelompok ini dapet dua hadiah deh jadinya (bisa dibilang juara umum-lah)..sapa dulu kakak pembimbingnya..hehehe

lautze066

lautze070

lautze086

Senangnya bisa berbagi keceriaan di Hari Natal ini bersama sodara-sodara yang kurang beruntung..tapi satu hal yang bisa kita lihat: Mereka memiliki antusias dan semangat yang luar biasa..seolah-olah hidup mereka mudah..Yaps itu yang patus kita tiru dari mereka..semangat mereka semua..Ciayoooo !!! and Merry Christmas yaaa 🙂 🙂 🙂

lautze088

Ada Uang Koin Baru ???!!!

Dear all

mungkin bisa berguna informasi ini buat teman2 yang masih simpen2 uang di selip2 lemari,tas2 lama,khususnya ibu2.

Judul Bank Indonesia Mencabut dan Menarik 4 (empat) Pecahan Uang Kertas dari Peredaran
Sumber Data Biro Hubungan Masyarakat Tanggal 26-11-2008
Contact Biro Humas, Telp : (62-21) 381-7187 Fax : (62-21) 350-1867, E-mail : humasbi@bi.go.id
Lampiran Gambar uang (82 Kbytes)

  No. 10/ 61 /PSHM/Humas

Bank Indonesia terhitung mulai tanggal 31 Desember 2008, melalui Peraturan Bank Indonesia (PBI) No. 10/33/PBI/2008 secara resmi mencabut dan menarik 4 (empat) pecahan uang kertas dari peredaran. Pecahan uang kertas yang dicabut dan ditarik adalah sebagai berikut:
i. Rp10.000 Tahun Emisi (TE) 1998 (Gambar Muka: Pahlawan Nasional Cut Nyak Dhien),
ii. Rp20.000 Tahun Emisi (TE) 1998 (Gambar Muka: Pahlawan Nasional Ki Hajar Dewantara),
iii. Rp50.000 Tahun Emisi (TE) 1999 (Gambar Muka: Pahlawan Nasional WR. Soepratman), dan
iv. Rp100.000 Tahun Emisi (TE) 1999 (Gambar Muka: Pahlawan Proklamator Dr.Ir.Soekarno dan Dr. H. Mohammad Hatta, berbahan polymer).

duit-yang-ditarik

“Bank Indonesia secara rutin melakukan pencabutan dan penarikan uang rupiah. Hal tersebut dilakukan dengan pertimbangan antara lain masa edar yang cukup lama dan perkembangan teknologi unsur pengaman (security features) pada uang”, demikian disampaikan S. Budi Rochadi, Deputi Gubernur bidang Pengedaran Uang.

Dengan pencabutan dan penarikan uang rupiah dari peredaran maka terhitung mulai tanggal 31 Desember 2008, empat pecahan uang tersebut tidak berlaku lagi sebagai alat pembayaran yang sah (legal tender).

Namun demikian, bagi masyarakat yang masih memegang uang pecahan-pecahan tersebut dapat melakukan penukaran dengan uang rupiah pecahan yang sama atau pecahan lainnya yang masih berlaku di kantor-kantor Bank Indonesia atau bank umum terdekat.  Batas waktu penukaran empat uang pecahan tersebut di bank umum adalah sampai dengan tanggal 30 Desember 2013 atau 5 (lima) tahun sejak pencabutan dan penarikan uang tersebut. Sementara itu, batas waktu penukaran di Bank Indonesia adalah sampai dengan tanggal 30 Desember 2018 atau selama 10 (sepuluh) tahun sejak tanggal pencabutan. Hak untuk menuntut penukaran empat pecahan uang rupiah yang dicabut dan ditarik tersebut tidak berlaku lagi setelah 10 (sepuluh) tahun terhitung tanggal 31 Desember 2018.  

Jakarta, 26 November 2008
BIRO HUBUNGAN MASYARAKAT


Filianingsih Hendarta

Kepala Biro

  sumbernya:

 http://www.bi.go.id/web/id/Ruang+Media/Siaran+Pers/sp_106108.htm

 

tau ga nih?? tapi jangan bilang2 dulu yang laen yaa..gosipnya buat kita-kita aja.. akan keluar uang begini ni:

koin-lau

wakakaka, inget jangan bilang-bilang dulu..moga-moga dah bisa keluar sebelom tahun ganti soalnya dah keburu dicetak 2008 😛

Cangkir Cantik

cangkir1Sepasang kakek dan nenek pergi belanja di sebuah toko suvenir untuk mencari hadiah buat cucu mereka. Kemudian mata mereka tertuju kepada sebuah cangkir yang cantik. “Lihat cangkir itu,” kata si nenek kepada suaminya. “Kau benar, inilah cangkir tercantik yang pernah aku lihat,” ujar si kakek.
 
Saat mereka mendekati cangkir itu, tiba-tiba cangkir yang dimaksud berbicara “Terima kasih untuk perhatiannya, perlu diketahui bahwa aku dulunya tidak cantik. Sebelum menjadi cangkir yang dikagumi, aku hanyalah seonggok tanah liat yang tidak berguna. Namun suatu hari ada seorang pengrajin dengan tangan kotor melempar aku ke sebuah roda berputar.
 
Kemudian ia mulai memutar-mutar aku hingga aku merasa pusing. Stop! Stop! Aku berteriak, Tetapi orang itu berkata “belum !”
lalu ia mulai menyodok dan meninjuku berulang-ulang. Stop! Stop! teriakku lagi. Tapi orang ini masih saja meninjuku, tanpa menghiraukan
teriakanku. Bahkan lebih buruk lagi ia memasukkan aku ke dalam perapian. Panas ! Panas ! Teriakku dengan keras. Stop ! Cukup ! Teriakku lagi. Tapi orang ini berkata “belum !”
 
Akhirnya ia mengangkat aku dari perapian itu dan membiarkan aku sampai dingin. Aku pikir, selesailah penderitaanku. Oh ternyata belum.
Setelah dingin aku diberikan kepada seorang wanita muda dan dan ia mulai mewarnai aku. Asapnya begitu memualkan. Stop ! Stop !
 
Aku berteriak. Wanita itu berkata “belum !” Lalu ia memberikan aku kepada seorang pria dan ia memasukkan aku lagi ke perapian yang lebih panas dari sebelumnya! Tolong ! Hentikan penyiksaan ini ! Sambil menangis aku berteriak sekuat-kuatnya. Tapi orang ini tidak peduli dengan teriakanku.Ia terus membakarku.
 
Setelah puas “menyiksaku” kini aku dibiarkan dingin. Setelah benar-benar dingin, seorang wanita cantik mengangkatku dan menempatkan aku dekat kaca. Aku melihat diriku. Aku terkejut sekali. Aku hampir tidak percaya, karena di hadapanku berdiri sebuah cangkir yang begitu cantik. Semua kesakitan dan penderitaanku yang lalu menjadi sirna tatkala kulihat diriku.
 
Renungan :
Seperti inilah Tuhan membentuk kita. Pada saat Tuhan membentuk kita, tidaklah menyenangkan, sakit, penuh penderitaan, dan banyak air mata. Tetapi inilah satu-satunya cara bagi-Nya untuk mengubah kita supaya menjadi cantik dan memancarkan kemuliaan-Nya.
 
“Anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai pencobaan, sebab Anda tahu bahwa ujian terhadap kita menghasilkan ketekunan. Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang supaya Anda menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apapun.”
 
Apabila Anda sedang menghadapi ujian hidup, jangan kecil hati, karena Dia sedang membentuk Anda. Bentukan-bentukan ini memang menyakitkan tetapi setelah semua proses itu selesai, Anda akan melihat betapa cantiknya Tuhan membentuk Anda

Stop memberi uang ke anak jalanan

stop-beri-uang-recehBarusan gw buka-buka situs, dapetin fakta yang mengejutkan bahwa setidaknya ada uang sejumlah 1,5M yang dikeluarkan untuk para anak jalanan di kawasan jabotabek…wuihh angka yang fantastik nih..yuks sama-sama kita dukung program STOP memberi receh pada anak jalanan.

 

demikian kutipan lengkap dari situs http://www.sahabatanak.com/index.php?page=stop_beri_uang

Kita membuang Rp 1,5 milyar receh setiap hari

Sadarkah Anda, bahwa kita, penduduk Jakarta, setiap harinya membuang uang receh hingga mencapai 10 digit setiap harinya, ke jalanan. Mari kita berhitung. Jumlah anak jalanan di Jabodetabek saat ini berdasarkan data terakhir dari Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) mencapai angka 75.000. Pendapatan mereka seharinya bisa mencapai Rp 20.000 – Rp 30.000. Bila kita ambil Rp 20.000 dikalikan 75.000 anak, berarti kita membuang uang receh (cepek, gopek, seceng) sebesar 1.500.000.000 alias 1,5 milyar per hari!

Kita membuat mereka betah di jalan
Perhitungan matematis di atas menimbulkan satu pertanyaan ironik yang besar. Bisa jadi kitalah yang membuat anak-anak itu betah berada di jalan. Dengan mengamen, mengemis, menyapukan kemoceng di atas dashboard mobil, atau menyodorkan amplop sumbangan – satu anak jalanan usia SD bisa memiliki penghasilan yang beda tipis dengan lulusan diploma. Begitu mudah bagi mereka. Tanpa perlu capek-capek sekolah, susah-susah melamar kerja, toh hasilnya hampir sama.

Jajan, main dingdong, dan setoran
Tanpa maksud menggurui, Sahabat Anak menyarankan kepada kita semua untuk mendukung program STOP BERI Uang, yakni berhenti memberi uang kepada anak-anak jalanan. Dari sekian penelitian yang dilakukan sejumlah LSM, uang yang diperoleh anak-anak marjinal ini, sebagian besar tidak mendukung peningkatan kesejahteraan mereka. Jajan, ada di peringkat pertama; main dingdong atau permainan elektronik lainnya, menjadi pilihan kedua; terakhir, setoran ke orang tua atau inang/senior sebagai pelindung mereka di jalanan. Jadi, bocah-bocah berpenampilan kumuh ini pun tetap miskin, tetap terancam putus sekolah, dan tetap berkeliaran di jalan.

Siapkan biskuit, permen, susu kotak
Setelah memahami penjelasan di atas, keputusan dikembalikan kepada Anda semua. Mari, menjadi sahabat anak yang tidak memanjakan, tapi melakukan tindakan serta bantuan yang langsung bisa mereka nikmati. Sebagai pengganti uang receh, berikan mereka nutrisi bergizi atau barang layak pakai. Mulai sekarang, sediakan dalam tas atau mobil Anda: biskuit, permen, buah, susu kotak/botol, atau barang-barang bermanfaat lainnya – yang langsung bisa diberikan saat tangan-tangan kecil itu menengadah di dekat Anda. Khusus untuk uang, salurkan melalui lembaga yang Anda percayai untuk membantu anak-anak itu mendapatkan kesempatan di bidang pendidikan, seni, atau ekonomi. Sesederhana itu. Bersediakah Anda?