The art of Persuasion

 
“Perkataan yang diucapkan tepat pada waktunya adalah seperti buah apel emas di pinggan perak”
[Proverbs 25:11]
 
Kawan, ada satu pelajaran indah yang diberikan oleh mama saya kepada saya pada waktu saya masih kecil. “Kalau mau ngomong atau minta sesuatu kepada papamu, tunggu waktu dia senang.” Ucapan mama saya itu terngiang-ngiang terus sampai sekarang. Nasihat seorang mama bukan hanya bermanfaat dalam hubungan keluarga tapi juga berguna dalam hubungan profesional.
 
Ketika saya melakukan kesalahan, dengan bicara kepada seseorang tanpa mempertimbangkan waktunya, maka itu akan berakibat fatal.
 
Contohnya, jika seorang karyawan ingin membicarakan tentang kenaikan gajinya kepada atasannya, waktu yang paling tepat adalah di saat dia berhasil melaksanakan tugas dengan baik atau mencapai target yang ditentukan perusahaan. Demikian juga dengan atasan. Jika seorang atasan ingin menegur anak buahnya, tegurlah di saat dia melakukan kesalahan itu. Jangan menunggu terlalu lama sampai dia sendiri lupa apa yang dia lakukan.
 
Kawan, “Jawaban yang lemah lembut meredakan kegeraman, tetapi perkataan yang pedas membangkitkan marah”.
 
-disadur dari Profesional, Januari 2010
  
 
Kawan, setidaknya ini bisa jadi masukan buat kita untuk mengerti cara berkomunikasi secara persuasif🙂
Dan, baru-baru ini juga saya sudah menerapkan nya.. Kita lihat saja hasilnya ^^
 
 

One thought on “The art of Persuasion

  1. ngomong2 gaji…
    ga ada berita apa2 nih, udah mau akhir bulan,qiqiqiqiqi

    -peace-

    Iya nih.. koq sepi-sepi ajah ya fan?? tanya gih ke temen2 mu di Titan😛 (Lau)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s