Tooth Fairy

Pas hari Sabtu (23/1) kemaren, setelah gw jalan dan makan siang di Senayan City, mencoba mencicipi Urban Kitchen. Gw melanjutkan diri berjalan seorang diri menghabiskan waktu ke tempat kunjungan wajib di saat weekend (sepertinya demikian) yaitu ke Plasa Semangii (baca: Plangi).

Pertama, gw menjelajah daerah Gramedia, cari-cari info buku-buku terbaru, dan beberapa aksesoris yang bisa dibeli saat ada yang berulang tahun.. Setelah cukup lama mengitari ampir tiap stand buku-buku favorit, gw meninggalkan Gramedia tanpa beli apapun, Hehehee, sowry Gramed, sedang tidak pengen beli apa-apa siih, maklum tanggal sudah mulai tua😛

Lanjut setelah berpikir-pikir sepertinya gw nonton saja deeh..

Langsung naik deh ke lantai atas buat liat film apa yang sedang tayang di studio 21 Plangi. Ternyata ada 3 film: The Spy Next Door, Tooth Fairy, satunya film Nine. Karena jam yang cocok alias tidak menunggu terlalu lama adalah jam tayang untuk film Tooth Fairy (jam 16.50) sekitar 40 menit lagi, makanya gw pilih nonton film ini dehh..

Ternyata banyak juga yang mau nonton film ini, pas gw beli tiketnya, studio 2 sudah ampir penuh sampai bangku kedua dari depan. Untungnya, karena gw nonton sendirian makanya gw bisa ambil tempat duduk sisa, dan alhasil gw dapet tuh di bangku nomer B-14.

Sambil menunggu, gw mengitari Centro tempat baju-baju cowok, belum ada promo yang membuat gw tertarik untuk membeli sesuatu disana, sekitar 20 menit kemudian gw turun ke Giant buat beli minum pas nonton nanti (ngirit mode ON).

Film dimulai tepat jam 16.50, film ini menampilkan aktor laga The Rock (Dwayne Johson) sebagai peri gigi (tooth fairy). The Rock memakai sepasang sayap dan kostum hoki. Film ini didukung juga oleh Ashley Judd, Julie Andrews, Billy Crystal, Brandon T. Jackson, Josh Emerson, Alex Ferris, Juno Ruddell, dan Stephen Merchant. Film ini disutradarai oleh Michael Lembeck (Info dari 21cineplex.com yaa).

Jadi ceritanya, ada seorang atlet Hockey gitu yang berubah menjadi peri gigi (tooth fairy) yang bertugas untuk menukar gigi anak-anak yang sudah tanggal atau lepas untuk diganti dengan uang. Film nya tergolong jenis komedi, makanya teman-teman pasti akan tertawa, tersenyum melihat celoteh, adegan lucu di film ini.

Mulai dengan adanya perubahan dari seorang atlet dengan tubuh besarnya menjadi seorang peri..ada berbagai macam perlengkapan peri yang lucu saat diperagakan🙂 mulai dari debu amnesia, permen mint anjing, pengusir kucing, pasta gigi pengecil, dsb.

Film nya ringan membuat kita tidak usah berpikir keras, nikmati saja..

Pesan moral dari film ini yang gw tangkap adalah : Biarkanlah orang lain dan diri kita sendiri memiliki impian, jangan matikan impian orang lain, apalagi anak kecil, biarkan anak-anak bisa mengembangkan fantasi impiannya.

Mari lanjutkan mimpimu kawan.. dan jadilah Sang Pemimpi serta Peraih Mimpi🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s