Hot News!!

Akhir-akhir ini bingung banget banyak pemberitaan yang sedang pro dan kontra di media tanah air kita. Selain masalah Pansus Century yang gw nilai sudah kurang popularitasnya..selain juga kasus Antasari, dan kasus bang Ruhut yang vokal di pansus.. sekarang beberapa topik hangat lagi mulai banyak dibahas dalam tayangan-tayangan media kita.

apa saja itu?

Let me share to you..

Hal tentang pro dan kontra nikah siri yang dipidanakan, Hehehee ada-ada saja.. kalo yang kayak gini gimana coba?? (uupzz.. only 17 + yaa):

Persoalan nikah siri, nikah dengan istri kedua, ketiga, dsb mulai memancing banyak sekali usulan dan pendapat dari berbagai kalangan.. tidak kalah juga sekarang panasnya dengan pro kontra kasus Century 🙂

Kasus lain yang juga lagi hangat dibicarakan adalah tentang RPM (Rencana Peraturan Menteri) Konten Multimedia yang membahas mengenai pengaturan dunia maya.. Hahahah dunia maya siap-siap kau diatur-atur. Jangan-jangan Maya jadi terusik deh dari dunia nya 😛

Yang tak kalah fenomenalnya lagi, baru kemaren malem gw liat beritanya, di Batam malah akan ada rencana diberlakukannya pajak bagi para PSK (Pekerja Seks Komersil). Beuuh apa-apan lagi nih.. koq jadi sekarang seakan-akan para pejabat cari-cari sumber penghasilan baru yaa..

ada-ada sadja.. Pfuigh…

iseng nemu..

Pas gw iseng cari gambar-gambar untuk postingan blog gw tentang “Mall Lippo Cikarang”, gw coba cari seperti biasanya di Mbah Google yang mujarab.. Eh gw nemu salah satunya ada blog gw.. wakakaka

narsis.com deeh..

ni dia hasil pencarian Mbah Google:

Jejak Darah: Bisnis Plasenta

Eits.. jangan berpikiran macem-macem dulu sebelom baca lebih jauh isi posting ini ya kawan. Gw cuma mau cerita tentang jejak darah dan hubungannya dengan bisnis plasenta, Hehehhee..

apaan itu yaa?

Let me share to you..

Jadi awalnya, pas pulang ke kos gw di hari Selasa (16/1), entah kenapa gw merasa bawaannya kesel.. Ditambah lai ada baju kemeja gw yang abis dicuci setrika malah banyak putih-putih kayak tissue nempel, trus celana panjang baru gw (yg gw beli dan baru gw cuci) malah jadi rusak banyak jahitan yang tergores seperti abis disikat keras-keras (sigh….). Untuk melampiaskan kekesalan gw, langsung deh gw cabut ke MLC alias Mall Lippo Cikarang.

Nyampe Lippo ternyata ujan euy.. turun angkot langsung lari deh ke mall. Mampir bentar ke Hypermart beli “sesuatu” trus nonton deh di Cinema 21.

Nonton film apa? film Jejak Darah.

Film yang dibintangi oleh Thalita Latief ini genrenya kayaknya sih horor yang mengusung tema bisnis penjualan ari-ari.

Jadi kisahnya itu, ada seorang gadis berusia 18 tahun yang hamil di luar nikah, dan ia pergi ke dokter kandungan untuk memeriksakan kehamilannya. Ternyata si dokter nya itu adalah agen penjual plasenta, alias ari-ari dari janin.

Dengan beberapa latar mistis, ada anak yang meminta tolong untuk dibongkarkan misteri kematian janin tsb.

Ada jejak darah yang keluar dari mesin fotokopian..

dan beberapa kali adegan anak kecil berlarian serta menampakkan diri secara mengejutkan..

Hehehehe…

Film ini diangkat dari sebuah novel berjudul “Jejak Darah”

Film ini banyak mengambil lokasi shooting di daerah Jababeka dan Lippo cikarang looh teman.. Ada di kawasan PEC pas awal filmnya, trus rumah sakitnya ada di RS Harapan Keluarga (d/h Harapan Internasional), ada juga di resto plaza yang di depannya President University itu.. dan tentu saja ada di Mall Lippo juga, di food court nya terutama.

 

Tuhan itu Baik

Apapun yang terjadi di dalam hidupku..
  
S’lalu ku berkata :”Tuhan Yesus baik”
  
Dalam segala hal yang terjadi..
 
tetap ku berkata :“Tuhan Yesus baik”
 
ku sembah Kau, ku sembah Kau
 
tak dapat ku membalas kasih-Mu
 
ku sembah Kau, ku sembah Kau, Bapa
 
ku rindu s’lalu menyenangkan-Mu
 
taken from “Tuhan Yesus Baik” lyric by Welyar Kauntu
 
i worship You, GOD

 

14 Blades –> Boy in the Striped Pyjamas

Sebelum menuliskan lebih jauh di posting hari ini, gw mau bilang:
 
新年快乐,万事如意。
“Xin nian kuai le..Gong xi fa cai.. ”
kiranya di tahun yang baru ini, kita semua lebih mengetahui tujuan hidup kita dan memaknai hidup ini dengan lebih bijak serta dapat menyesuaikannya dengan kehendak TUHAN, Sang Pencipta hidup. Amin
 
Next topic…
 
Weeken kemaren, pas hari Sabtu (13/2), hujan sudah turun dengan lebatnya yang biasanya dikaitkan dengan hari Imlek. di hari itu, gw berencana menghadiri nikahannya temen komsel gw yaitu Hosea yang diselenggarakan di Graha Bethany Lippo Cikarang. Karena ujan yang cukup gede itu, baru kondangan sekitar jam 14.00 deeh.. Gak papa laah masih dalam rentang waktu yang diijinkan, wakakaka… Congratz to hosea and Ester, happiness for you friends.
 
Setelah ke resepsi, pulangnya gw langsung menuju terminal Lippo Cikarang seperti biasa akan menghabiskan weekend di Jakarta yang menyediakan banyak pilihan spot-spot untuk dikunjungi 🙂
 
Sabtu (13/2) malem, gw dan temen-temen nonton film “14 Blades” di Plasa Semanggi jam 21.10. Ini dia posternya:
 
 
Film ini menceritakan tentang kisah pengawal kekaisaran. Judulnya itu mengacu pada jumlah pedang yang digunakan pengawal untuk membunuh korban mereka. Sebanyak 8 pedang untuk menyiksa, 5 untuk membunuh, dan yang terakhir untuk diri mereka sendiri jika gagal menyelesaikan suatu misi. Film itu bertemakan loyalitas, perjuangan, persaudaraan, serta menampilkan adegan seni bela diri dan kegiatan spionase yang memukau. Cocok sekali film ini di-release pas momen imlek 🙂
 
Sedangkan di hari Minggu (14/1), hari yang bertepatan dengan momen Imlek dan Valentine, gw pergi ibadah ke JCC di pagi hari. Pulangnya sih gw mampir melihat-lihat pameran pendidikan dulu, tidak terlalu banyak stand yang menarik hati, maklum dah lama meninggalkan dunia pendidikan dan tidak terlarik juga untuk kembali menempuh pendidikan formal, S2 misalnya, hehehee.. Biz itu,lanjut makan siang dan menonton film dari VCD. Film nya berjudul “The Boy in the Striped Pyjamas
 
 
Film ini kisahnya mengharu biru.. Menceritakan kekejian jaman Nazi Jerman yang menindas kaum Yahudi, satu hal yang bisa kita lihat dari seorang anak kecil yang menganggap kaum, yang harusnya menjadi musuh, justru dijadikan sebagai sahabat dan dia malah rela ikut dalam bagian penindasan itu.. akhir yang mengharukan..