Bingung nge-Judul-in nya

Seperti biasa, jadwal hari Senin pagi adalah bercerita tentang weekend gw..

Let me share to you..

Weekend kali ini sebagian besar gw habiskan di Cikarang ajah..

Di hari Jumat malem (23/4), ada kejadian kebakaran tuuh di sekitar ruko Roxy, Cikarang baru.. Pas gw ke depan naek sepeda buat cari makan malem, gw denger suara mobil pemadam kebakaran.. dan gak lama lewat lah mobil itu melintasi pecenongan square.. abis itu mobil polisi deh, masuknya lewat gang di sebelah rumah makan padang.. Cuma karena gw laper, gw gak sempat mengabadikan gambarnya deeeh.. lagian banyak banget motor yang diem di kawasan ini.. Ini foto yang gw ambil pas belum rame:

Hari Sabtu (24/4), gw banyak menghabiskan di kamar saja, mulai dari mencuci baju, beberes kamer, dan juga membersihkan kamer mandi, hehehe inem mode ON pokoke.. Sorean gw liat tivi, nonton rapor idola cilik yang sudah masuk grand Final.. Eeeh lama ajaah tuh rapor dibacainnya.. karena dah bosen seharian di kos, gw ngabur deh ke MLC alias mall lippo cikarang.. Ngapain yaa? Iseng liat film di Studio 21, gw memutuskan buat nonton aja deh, Filmnya adalah “Clash of the Titans” ketimbang nonton film Indonesia yang kurang ingin ditonton juga kali itu.. Mayan laah walopun nonton sendirian, gw bisa menikmati aja tuuh.. Menurut gw siih, filmnya ini lebih keren dibandingkan Percy Jackson, karena penggambaran tentang kondisi Yunaninya lebih mantab..Cuma actionnya kurang nih.. padahal bisa lebih bagus tuuh 😀

(source: screencrave.com)

Karena pas beli tiket bioskop, filmnya masih lama mulainya.. so sambil muter-muter..gw iseng masuk ke Optik Melawai.. karena kacamata gw dah lama juga gak gw ganti, so.. gw liatliat dan akhirnya tertarik buat ganti kacamata deeh… periksa mata lagii.. Puji Tuhan, gak nambah minus nya 😉 Oiya ada 2 frame yang gw pilih, tapi baru satu yang bisa langsung jadi di hari itu juga,, ini dia satu kacamata baru ku, nuansanya ganti dari silver jadi biru deh,, Seneng:

Heuum..Hari Minggu, sedikit mampir ke Central Park nih liat Blitz Megaplex yang wuiiih artistic abieesss.. kereeen, tempatnya lebih luas dari GI nih kayaknya (sayang ga sempet foto, cari dari internet deh fotonya)..

Dari Blitz gw coba foto garden dari Central Park, keren juga nih, apalagi malem nya yaa.. Pasti so romantic dan.. banyak nyamuk (wakakkakaaa):

Ada tempat jualan rotinya Chocky Sitohang nihh.. namnya Hisho.. Next time coba deh, tadi dah beli roti yang laen 😀

Oiya gw juga lupa cerita kalo weekend lalu (17/4) gw nemu kaos lucu warna ungu yang ada angka favorit gw “7” setelah kemeja dengan angka “7” gw hilang entah kemana.. akhirnya ada juga property baju gw bernuansa “7”

Sekian liputan seputar weekend kali ini, nantikan liputan weekend selanjutnya hanya di lautze.wordpress.com.

Laurent melaporkan dari tempat kejadian 

Advertisements

COOL ^^

Kali ini gw mau ceritain tentang COOL aah.

Let me share to you

COOL merupakan singkatan dari Community of Love.. Ini adalah salah satu komunitas rohani yang merupakan komunitas sel dimana kita bisa lebih dekat satu dengan yang lain dengan berbagi (sharing) dan berkumpul untuk saling mendukung….

Gak kerasa dah lama juga COOL Dewasa muda ini ada di Cikarang baru.. dan tidak terasa juga sudah 2 kejadian yang bisa dibilang “sama” menjadi tantangan besar bagi COOL kami.. Apa itu?? Tempat COOL yang “dicoba digusur” menjadi tantangan buat kami, dan itu terjadi kembali saat COOL kami sudah mulai menjangkau banyak orang…

Karena tempat COOL yang (heumm..) “tidak diperbolehkan” oleh “aparat” sekitar, pada November tahun lalu (2009), kami pun tetap semangat COOL walaupun di taman seribu janji yang ada di tengah-tengah jalan raya di kawasan Cikarang Baru.

Eeehh,, peristiwa ini pun kembali berulang setelah kurang lebih 2-3 bulan kita ber-COOL di Kasuari.. Dan pada Kamis kemaren (22/4), kami kembali ber-COOL di Taman Seribu Janji itu lagii… No worries.. Kta tetap semangat, bersehati, karena ini bukanlah akhir dari COOL kita, tapi menjadi tantangan buat kita untuk “naik kelas”..

~kesatuan hati, tumbuh bersama untuk memenangkan jiwa~

..segala yang palsu..

Jenny, gadis cantik, kecil berusia 5 tahun, bermata indah. Suatu hari, ketika ia dan ibunya sedang berbelanja bulanan, Jenny melihat sebuah kalung mutiara tiruan. Indah, meskipun harganya cuma 2.5 dolar. Ia sangat ingin memiliki kalung tersebut, dan mulai merengek kepada ibunya. Akhirnya sang Ibu setuju, katanya: “Baiklah, anakku. Tetapi ingatlah bahwa meskipun kalung itu sangat mahal, ibu akan membelikannya untukmu. Nanti, sesampai di rumah, kita buat daftar peerjaan yang harus kamu lakukan sebagai gantinya. Dan, biasanya kan Nenek selalu memberimu uang pada hari ulang tahunmu. Itu juga harus kamu berikan kepada ibu.”

“Okay,” kata Jenny setuju.

Merekapun lalu membeli kalung tersebut. Setiap hari, Jenny dengan rajin mengerjakan pekerjaan yang ditulis dalam daftar oleh ibunya. Uang yang diberikan oleh neneknya pada hari ulang tahunnya juga diberikannya kepada ibunya. Tidak berapa lama, perjanjiannya dengan ibunya pun selesai. Ia mulai memakai kalung barunya dengan rasa sangat bangga. Ia pakai kalung itu kemanapun ia pergi. Ke sekolah taman kanak-kanaknya, ke gereja, ke supermarket, bermain dan tidur, kecuali mandi. “Nanti lehermu jadi hijau,” kata ibunya. Jenny juga memiliki seorang ayah yang sangat menyayanginya.

Setiap menjelang tidur, sang ayah akan membacakan sebuah buku cerita untuknya. Suatu hari, seusai membacakan cerita, sang ayah bertanya kepada Jenny: “Jenny, apakah kamu sayang ayah?”

“Pasti, yah. Ayah tahu betapa aku menyayangi ayah.”

“Kalau kau memang mencintai ayah, berikanlah kalung mutiaramu pada ayah.”

“Ya, ayah, jangan kalung ini. Ayah boleh ambil mainanku yang lain. Ayah boleh ambil Rosie, bonekaku yang terbagus. Ayah juga ambil pakaian-pakaiannya yang terbaru. Tapi, jangan ayah ambil kalungku.”

“Ya, anakku, tidak apa-apa. Tidurlah.” Ayah Jenny lalu mencium keningnya dan pergi, sambil berkata: “Selamat malam, anakku. Semoga mimpi indah.”

Seminggu kemudian, setelah membacakan cerita, ayahnya bertanya lagi: “Jenny, apakah kamu sayang ayah?”

“Pasti, Yah. Ayah kan tahu aku sangat mencintaimu.”

“Kalau begitu, boleh ayah minta kalungmu?”

“Ya, jangan kalungku, dong. Ayah ambil Ribbons, kuda-kudaanku. Ayah masih ingat, kan? Itu mainan favoritku. Rambutku panjang, lembut. Ayah bisa memainkan rambutnya, mengepangnya, dan sebagainya. Ambillah, Yah. Asal ayah jangan minta kalungku. Ya?”

“Sudahlah, nak. Lupakanlah,” kata sang ayah. Beberapa hari setelah itu, Jenny terus berpikir, kenapa ayahnya selalu meminta kalungnya, dan kenapa ayahnya selalu menanyai apakah ia sayang padanya atau tidak.

Beberapa hari kemudian, ketika ayah Jenny membacakan cerita, Jenny duduk dengan resah. Ketika ayahnya selesai membacakan cerita, dengan bibir bergetar ia mengulurkan tangannya yang mungil kepada ayahnya, sambil berkata: “Ayah, terimalah ini”. Ia lepaskan kalung kesayangannya dari genggamannya, dan ia melihat dengan penuh kesedihan, kalung tersebut berpindah ke tangan sang ayah. Dengan satu tangan menggenggam kalung mutiara palsu kesayangan anaknya, tangan yang lainnya mengambil sebuah kotak beludru biru kecil dari kantong bajunya.

Di dalam kotak beludru itu terletak seuntai kalung mutiara yang asli, sangat indah, dan sangat mahal. Ia telah menyimpannya begitu lama, untuk anak yang dikasihinya. Ia menunggu dan menunggu agar anaknya mau melepaskan kalung mutiara plastiknya yang murah, sehingga ia dapat memberikan kepadanya kalung mutiara yang asli.

Begitu pula dengan Bapa di Surga. Seringkali Ia menunggu lama sekali agar kita mau menyerahkan segala milik kita yang palsu dan menukarnya dengan sesuatu yang sangat berharga. Betapa baiknya Allah kita!.

 GBU

(dari email seorang Teman)

Hari Kartini

Hari ini tanggal 21 April 2010 seharusnya menjadi hari special buat para wanita dan seluruh masyarakat Indonesia.. Why?
 
Let me share to you..
 
Mungkin agak basi or dianggap tidak penting bagi beberapa orang… Tapi kita tidak bisa memungkiri sejarah Indonesia.. Bahwa 21 April sudah ditetapkan sebagai hari Kartini.. So
 
“Selamat Hari Kartini”
 
Yups, kemaren gw sms semua nomor ibu-ibu/temen/sahabat wanita di phone book gw dengan tulisan, yang kurang lebih gini deeh:
 
“Smile- It makes you Nice… Selamat Hari Kartini para wanita Indonesia.. Dibalik kesuksesan seorang pria, pasti ada seorang wanita yang selalu mendukungnya…”
 
Eh ada yang bales gini deh sms gw itu…
 
“lanjutan dari kata-kata itu adalah: …”dan ada juga seorang wanita dibalik kejatuhannya.” (nah looh..)

The Book of Eli

Film yang terakhir gw tonton adalah “The Book of Eli”

Let me share to you..

Weekend kemaren juga, pas hari Sabtu siang (17/4), setelah makan di Kinnotaki, gw mau nonton pelem.. Maklum dah lama weekend tanpa movie.. So, naek lah ke lantai 5 ke Studio 21 nya Plangi.. Diliat ada film Studio 1 nya judulnya :The Book of Eli” Heumm.. gw gak tau pelem ini modelnya seperti apa, gak pernah denger dan menanti-nantikan juga siih karena trailernya juga gw ga pernah tau 🙂 Filmnya sih dibintangi sama Denzel Washington:

So.. masuk deh jam 16.55 kalo gak salah tuh jam mulainya.. dapet tiket di B-7 .. my luvly number 😉

Filmnya sih alurnya bikin pusing sampe pertengahan film, gw belom nangkep sebenenya nih film tentang apaan.. Baru deh setalh memahami lebih lanjut dan liat film nya, jadi tau kalo sebenernya ini film tentang penyelamatan sebuah Alkitab yang tinggal satu-satunya setelah masa perang dan ternyata Alkitab yang diselamatkan itu adalah Alkitab untukorang buta alias pake hurup2 Braille..

Ratingnya?? kasi 5 deh dari skala 10.. so sorry