GOD Know

Jika kau merasa lelah dan tak berdaya dari usaha yang sepertinya sia-sia… Tuhan tahu betapa keras engkau sudah berusaha.

Ketika kau sudah menangis sekian lama dan hatimu masih terasa pedih… Tuhan sudah menghitung air matamu.

Jika kau pikir bahwa hidupmu sedang menunggu sesuatu dan waktu serasa berlalu begitu saja… Tuhan sedang menunggu bersama denganmu.

Ketika kau merasa sendirian dan teman-temanmu terlalu sibuk untuk menelepon. Tuhan selalu berada di sampingmu.

Ketika kau pikir bahwa kau sudah mencoba segalanya dan tidak tahu hendak berbuat apa lagi… Tuhan punya jawabannya.

Ketika segala sesuatu menjadi tidak masuk akal dan kau merasa tertekan… Tuhan dapat menenangkanmu.

Jika tiba-tiba kau dapat melihat jejak-jejak harapan… Tuhan sedang berbisik kepadamu.

Ketika segala sesuatu berjalan lancar dan kau merasa ingin mengucap syukur… Tuhan telah memberkatimu.

Ketika sesuatu yang indah terjadi dan kau dipenuhi ketakjuban… Tuhan telah tersenyum padamu.

Ketika kau memiliki tujuan untuk dipenuhi dan mimpi untuk digenapi… Tuhan sudah membuka matamu dan memanggilmu dengan namamu.

Ingat bahwa dimanapun kau atau kemanapun kau menghadap… TUHAN TAHU

ITs all about me

lonelinessLagi pengen banyak yang ditulis tapi hatiku serasa menahan nya untuk menuliskannya pada blog ini.. Entah apa, entah mengapa.. apakah karena dengan menulis disini tidak ada kepuasan sendiri atau karena apaa..entahlah, tidak ada yang terbersit di pikiranku ini 🙂

Lebih plong memang mencurahkan segala sesuatu dengan kata-kata bukan dengan tulisan. Dengan curhat, ini memberi dampak besar untuk jiwa gw. Lalu apaa?? toh tetep sadja keadaan akan begini jadinya..

Sedemikiankah harus dialami seorang Laurent, yang baru berusia seumur jagung, untuk memikirkan hal-hal problema kehidupan seperti orang-orang yang sudah menghadapi usia pernukahan 25 tahun?

Tuhan.. Terkadang mulut ini tidak tahan untuk berkata hal yang tidak baik, Terkadang mulut ini tidak tahan untuk mengeluarkan keluhan demi keluhan..Terkadang ujung bibir ini tidak sanggup menahan setiap gejolak emosi yang disalurkan dengan marah-marah..

Tuhan…Terkadang pemikiran ini begitu singkat untuk mengakhiri semuanya…Terkadang pikiran ini mudah sekali terpengaruh hal-hal yang negatif.. Terkadang pikiran ini justru membuatku tidak bersemangat.

Ya, kekuatan dan semangatku hanya di dalam ENGKAU, TUHAN..Saat banyak hal yang bisa terjadi di sekelilingku, Engkau yang telah mengetahui lebih dahulu, bahkan lebih dari diriku..

Ya, ENGKAU-lah penyemangat dan peneguhan bagi jiwaku..Saat banyak kejadian yang membawaku terpojok dan tidak bisa berbuat banyak, Engkau hadir dan memberikan jawaban yang tak pernah kupikirkan..

Ya, ENGKAU-lah Allah yang memberi kemenangan dan kedamaian..Saat banyak situasi yang tidak mudah kuhadapi dan ku ambil sikapku, Engkau-lah yang menjadi contoh bagiku untuk bisa dengan mudah memposisikan diri ini.

Ya.. Hanya Engkau TUHAN yang bisa menjadi segala-galanya buat diri ku ini..

Sekalipun orang tuaku tidak mengetahui banyak, sekalipun saudara dan kerabatku tidak juga banyak menaruh perhatian..dan sekalipun orang-orang di sekitarku tidak tahu apa yang sedang ku alami.. aku cuma ingin berkata : “Terima kasih TUHAN atas setiap ajaran-Mu, atas setiap tuntunan kasih-Mu, itu cukup bagi hidupku..itu cukup bagiku.”

Amin.

(Selamat malam TUHAN, aku tidur dulu yaaa..)

tentang kerja keras dan menyikapi berkat

gw sedang digairahkan untuk banyak memahami apa arti bekerja keras dan menyikapi berkat dari Tuhan. Bahan yang sama ini juga telah gw bagiin di COOL kemaren, semoga bisa menjadi berkat buat teman-teman semua..

Apa yang gw pelajari setidaknya bisa memberi hal yang baik yang bisa diaplikasikan dalam hidup semua orang. Memang, sebagian besar bagian yang gw pelajari adalah dari Alkitab. Namun, semua hal yang nanti akan gw share ini bisa diambil pesan masing-masing untuk direnungkan dan diterapkan dalam hidup.

perahu Ada sebuah kisah tentang seorang nelayan yang telah semalaman mencari ikan namun tidak berhasil memperoleh apa-apa. Mereka gagal menangkap satu ekor ikan pun dari danau situ. Dan karena pagi telah datang, mereka mulai merapikan jalanya untuk dipakai lagi pada malam nanti. Namun, di tengah-tengah mereka sibuk merapikan jalanya. Yesus melihat 2 perahu itu yang berada di tepi pantai dan DIA mendekati mereka dan naik ke salah satu perahu itu dan menyuruh salah satu nelayan yang bernama Simon untuk menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Kepada Simon itu, DIA berkata bahwa “Bertolaklah ke tempat yang dalam dan tebarkalah jalamu untuk menangkap ikan.” Simon menjawabnya, “Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan kami tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau yang menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga.” Dan setelah mereka melakukannya, mereka menangkap sejumlah besar ikan sehingga jala mereka mulai koyak. Lalu mereka memanggil teman-temannya di perahu lain dan mereka membantunya. Ketika melihat itu, Simon langsung tersungkur dan berkata: “Tuhan, pergilah dari padaku karena aku ini orang yang berdosa.” (inti cerita diambil berdasarkan Kitab Lukas 5:1-11)

Apa yang bisa kita pelajari dari kisah tersebut.

  1. Tuhan melihat 2 perahu yang terdapat di tepi pantai. Walaupun di pantai itu banyak orang dan bahkan dibilang kerumunan orang, namun Tuhan melihat ke 2 perahu itu. Ini menunjukkan bahwa TUHAN memperhatikan kehidupan kita yang sedang mengalami kegagalan. TUHAN memperhatikan dan tahu persis kondisi kehidupan kita karena kita ini Ciptaan-Nya.
  2. TUHAN menyuruh Simon untuk menebarkan jala. Mengapa demikian? Orang yang gagal cenderung lebih gampang untuk mendengarkan nasehat.
  3. Apa kira-kira yang dirasakan Simon saat dia disuruh untuk menebarkan jala? Kemungkinan besar, Simon merasa marah, kesal juga sungkan atas perintah tersebut. Jawaban yang keluar dari mulutnya adalah: ” ..telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak mendapat apa-apa.” (lihat Mazmur 127:2). Kita perlu mengandalkan TUHAN dan tidak cukup hanya bekerja keras saja. TUHAN tidak tergesa-gesa untuk memberikan solusi di saat Simon gagal. Namun, TUHAN terlebih dahulu membangun iman Simon karena iman merupakan kunci untuk meraih keberhasilan.
  4. Setelah perintah dikerjakan, Simon mendapatkan banyak sekali ikan. Berkat diterima saat perintah TUHAN kita lakukan dalam hidup kita. TUHAN tidak pernah berspekulasi dalam memberikan petunjuk dan TUHAN juga tidak memberi perintah yang salah. Petunjuk-NYA selalu tepat. Kuncinya, kita mau tidak menuruti petunjuk-NYA.
  5. Jala mereka mulai koyak saat menangkap ikan. Kita pasti menerima berkat yang tidak tanggung-tanggung. Berkat yang TUHAN sediakan luar biasa bagi setiap kita. Hanya saja satu perkara yang timbul, bisakah kita menikmati berkat yang luar biasa bilang. Raja Salomo sendiri menyimpulkan dalam kitab nya bahwa kehidupan dan segala yang ada di bawah matahati adalah sia-sia belaka, hanya merupakan usaha menjaring angin. Berkat bisa berubah menjadi sia-sia saat kita salah menyikapi atau menggunakan berkat tersebut.
  6. Namun hal itu tidak terjadi bagi Simon. Dia memanggil teman-teman nya untuk membantunya. Simon tidak disuruh untuk memanggil teman-temannya namun dia berinisiatif memanggil teman-temannya. Berkat yang besar seringkali membuat keserakahan kita timbul dan cenderung tidak mau berbagi. Tetapi, kita tidak boleh demikian. Kita harus bisa berbagi dengan teman-teman kita atas segala berkat TUHAN yang dilimpahkan pada kita.
  7. Saat melihat itu semua. Simon tersungkur di depan YESUS dan berkata bahwa dia orang berdosa. Apakah saat kita mengalami berkat kita masih ingat pada Sang Pemberi Berkat itu?

TUHAN memberi kita hati supaya kita bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah. TUHAN juga memberikan kita telinga untuk mendengar dan mata untuk melihat segala sesuatu yang bisa membuat kita menjadi lebih baik. Saat ini, jika kita masih bersikap dan berperilaku yang tidak baik, mari kita mulai berubah, dan perubahan itu harus dimulai dari sekarang dari hal yang paling kecil sekalipun.

Have a nice weekend and Blessed Saturday friends..

Hidup ini Berharga

Hidupmu berharga bagi Allah
Tiada yang tak berkenan dihadapan-Nya
Dia ciptakan kau s’turut gambar-Nya
Sungguh terlalu indah kau bagi Dia

Dia berikan kasih-Nya bagi kita
Dia t’lah relakan segala-galanya
Dia disalib tuk tebus dosa kita
Ka’rna hidupmu sangatlah berharga

Reff :
Buluh yang terkulai
Tak’kan dipatahkan-Nya
Dia kan jadikan indah
Sungguh lebih berharga

Sumbu yang t’lah pudar
Takkan dipadamkan-Nya
Dia kan jadikan terang
Untuk kemuliaan-Nya

Sebuah lagu indah, mempunyai makna cukup mendalam. Lagu yang dapat membawa pada suatu refleksi yang panjang juga mengajak kita untuk semakin lebih memahami arti dari kasihNya yang tiada tara.

Apa pun keadaan kita, Ia tetap menghargai, mengasihi, melindungi, menuntun kita, karena di mataNya kita sungguh berharga!! Lagu ini dapat kita jadikan meditasi indah, saya yakin mampu menghantar kita pada suatu keyakinan yang tinggi bahwa “hidup kita sungguh berharga”, krisis-krisis kehidupan dapat kita atasi karena kita yakin bahwa ada seorang yang selalu menerima dan menyambut kita dalam ketakberdayaan dan penolakan dari sesama, karena kasihNya abadi. “Sungguh kau terlalu indah bagi Dia”

-no name-

Negatif vs Positif

Saat aku berkata, ” Hidup ku tidak berarti, tak seorang pun yang memperhatikan aku.”
Tuhan menjawab: ” Engkau berharga di mata-Ku.”
 
Saat aku berkata, ” Itu mustahil bagiku.”
Tuhan menjawab: ” Tiada yang mustahil bagi-Ku.”
 
Saat aku berkata, ” Aku terlalu lelah.”
Tuhan menjawab: ” Aku akan memberi kelegaan kepadamu.”
 
Saat aku berkata, ” Tak seorang pun mengasihiku.”
Tuhan menjawab: ” Aku sangat mengasihimu.”
 
Saat aku berkata, ” Aku tak sanggup.”
Tuhan menjawab: ” Aku adalah Allah yang sanggup.”
 
Saat aku berkata, ” Aku tak bisa memaafkan diriku.”
Tuhan menjawab: ” Aku menerima mu dan mengampunimu.”
 
Saat aku berkata, ” Aku berkekurangan.”
Tuhan menjawab: ” Aku akan mencukupkan segala keperluanmu.”
 
Saat aku berkata, ” Aku takut menghadapi hidup.”
Tuhan menjawab: ” Aku memberimu keberanian.”
Tuhan selalu punya jawaban POSITIF atas setiap hal NEGATIF